MU Bisa Kembali Menggila Bersama Pogba

Liga Inggris – Sebuah prediksi diungkapkan oleh Danny Higginbotham. Pengamat sepakbola Inggris tersebut menilai Manchester United akan tampil lebih trengginas jika Paul Pogba sudah kembali bermain bersama timnya.

Gelandang Tim nasional Prancis itu sudah sekitar dua bulan absen dari skuad Manchester United. Pogba mengalami cedera di bagian pergelangan kakinya sehingga dia absen memperkuat skuat The Red Devils dalam beberapa waktu terakhir.

Selama tidak diperkuat Pogba, performa Manchester United tidak bisa konsisten. Namun satu bulan terakhir, The Red Devils mulai menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di mana mereka baru saja menumbangkan Tottenham dan Manchester City dalam jarak tiga hari saja.

Higginbotham menilai bahwa United bakal lebih mematikan saat Pogba sudah kembali. ” Manchester United bermain dengan luar biasa saat mengalahkan Manchester City dan Tottenham Hotspur,” tulis Higginbotham pada kolomnya di The Sun.

Higginbotham menilai bahwa Manchester United punya catatan yang cukup mengesankan saat melawan tim-tim besar. Namun The Red Devils justru cukup kelabakan saat berduel melawan tim-tim kecil.

“Manchester United juga bermain baik saat mengalahkan Chelsea di Carabao Cup dan saat menahan imbang Liverpool dan Arsenal. Jadi Manchester United sudah bermain dengan baik melawan tim enam besar dan mereka juga mengalahkan Leicester City.”

“Masalah bagi mereka justru saat melawan tim-tim kecil. Mereka dikalahkan oleh Crystal Palace, West Ham United, Newcastle United dan Bournemouth sementara mereka imbang melawan Southampton.”

Higginbotham percaya bahwa United selalu kesulitan menghadapi tim-tim yang tampil bertahan dan saat Paul Pogba sudah kembali, dia bisa membantu timnya untuk membongkar pertahanan lawan.

Rahasia Ketajaman Robert Lewandowski Dibocorkan Sang Istri

Liga JermanRobert Lewandowski sepertinya sedang menjalani musim terbaiknya saat ini. Bagaimana tidak, baru tampil dalam 20 pertandingan di musim 2019-2020, Lewandowski sudah berhasil mencetak 27 gol.

Torehan tersebut membuat striker Bayern Munchen tersebut menjadi salah satu striker paling tajam di Eropa pada musim ini. Satu di antara faktor kesuksesan Robert Lewandoski musim ini adalah makanan yang dia konsumsi sehari-hari.

Sang istri, Anna Lewandoesky, membeberkan asupan makanan yang dikonsumsi Lewandowski sehari-hari. Anna Lewandoesky sendiri adalah seorang mantan juara karate dan juga ahli gizi.

“Yang paling penting adalah rutin berlatih dan asupan gizi. Kami menahan diri dari laktosa dan tepung terigu. Ini mengenai makanan berkualitas. Pancake, brownies, spaghetti, bubur atau millet. Kami suka makan ikan yang tinggi nurisi.” kata Anna Lewandoesky seperti yang dilansir dalam Info Sepakbola Terbaru.

“Kadang-kadang setelah pelatihan kami minum jus bit dengan kayu manis atau cabai rawit,” tambah Anna Lewandoesky.

Bukti terbaru ketajaman Robert Lewandowski adalah torehan rekor di Liga Champions 2019-2020 saat timnya Crvena Zvezda pada Rabu (27 November 2019). Ia berhasil mencetak empat gol dari enam gol Bayern Munchen pada pertandingan tersebut.

Mantan striker Borussia Dortmund ini berhasil mencetak empat gol tersebut dalam waktu 14 menit 31 detik. Pemain berkebangsaan Polandia ini menjadi pencetak empat gol tercepat di Liga Champions.

Lewandowski juga pemain yang berhasil mencetak quattrick lebih dari satu kali setelah Lionel Messi. Quattrick sebelumnya dia bukukan ke gawang Real Madrid ketika masih menjadi pemain Borussia Dortmund 2013 silam.

Pemain Arsenal Mulai Ragukan Emery

Liga Inggris – Posisi Unai Emery sebagai manajer Arsenal sepertinya semakin terancam. Para pemain Arsenal diberitakan mulai kehilangan kepercayaan terhadap pelatih asal Spanyol tersebut.

Selama satu bulan terakhir, Arsenal berada dalam situasi yang sulit. Tim yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut gagal memetik kemenangan di enam pertandingan terakhir mereka dalam seluruh ajang kompetitif.

Yang terbaru, mereka nyaris saja kalah saat berhadapan dengan Southampton di akhir pekan kemarin. Untung saja Alexandre Lacazette berhasil mencetak gol di akhir pertandingan sehingga mereka meraih hasil imbang melawan The Saints.

Info Sepakbola Terupdate mengklaim bahwa hasil imbang itu meruntuhkan kepercayaan pemain Arsenal terhadap Unai Emery. Mereka mulai meragukan apakah sang pelatih adalah sosok pelatih yang tepat untuk mereka.

Laporan itu mengklaim bahwa para pemain Arsenal mulai ragu dengan kinarja Emery. Salah satu penyebabnya adalah taktik yang dipakai sang pelatih. Emery dinilai kerap membingungkan dengan instruksi yang ia berikan kepada para pemainnya.

Dalam pertandingan kontra Southampton akhir pekan lalu, Emery diketahui tiga kali mengubah taktiknya selama pertandingan berlangsung. Oleh karena itu, wajar saja jika para pemain Arsenal jengah dengan Emery.

Hasil imbang melawan Southampton kemarin juga diberitakan membuat para petinggi Arsenal kecewa. Mereka menilai bahwa ada performa Arsenal merosot drastis. Mereka takut situasi ini bisa berlanjut dan membuat Arsenal gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Oleh sebab itu, manajemen Arsenal diberitakan sedang menimbang rencana untuk memecat Unai Emery dalam waktu dekat. Kabarnya, Emery hanya memiliki waktu hingga Desember di Arsenal. Jika ia gagal membawa The Gunners bersaing dengan tim papan atas lainnya, maka ia harus siap kehilangan jabatannya.

Legenda Inter Minta Lautaro Martinez Acuhkan Tawaran Pindah Barcelona

Liga Italia – Sebuah harapan disampaikan Diego Milito kepada Lautaro Martinez. Mantan striker Inter Milan tersebut berharap agar Lautaro Martinez tetap bertahan bersama La Beneamata dan mengesampingkan tawaran pindah ke Barcelona.

Lautaro Martinez menjadi sosok yang krusial untuk skuad Inter Milan musim ini. Striker berusia 22 tahun itu dipercaya Antonio Conte menjadi striker utama Inter di mana ia mengemas delapan gol dari 16 penampilan untuk tim biru-hitam.

Ketajaman striker berkebangsaan Argentina itu mulai menarik minat Barcelona. Juara bertahan La Liga Spanyol tersebut sempat mengonfirmasi bahwa mereka memiliki ketertarikan untuk mendatangkan Lautaro ke Camp Nou.

Namun Milito berharap agar Lautaro bersedia bertahan di Giuseppe Meazza dan menjadi legenda di sana. “Sejak pertama kali saya melihatLautaro Martinez bermain , saya yakin ia bisa menjadi pemain yang penting untuk tim ini,” ujar Milito kepada info sepakbola terkini.

Diego Milito mengaku terkesan dengan kemampuan yang dimiliki oleh Lautaro. Pria yang memperkuat Inter Milan di era 2009 – 2014 ini memiliki keyakinan bahwa sang striker bakal menjadi pemain papan atas dunia di masa depan.

“Lautaro Martinez punya potensi yang besar untuk berkembang menjadi pemain hebat. Hanya ia sendiri yang bisa tahu sampai mana dia bisa menembus batas. Semua tergantung pada Lautaro mengenai di mana ia akan melanjutkan karirnya. Namun saya yakin ia akan menjadi pemain hebat di masa depan”

Diego Milito mengakui bahwa menolak tawaran pindah ke klub top seperti Barcelona sangat tidak mudah untuk dilakukan. Namun Milito berharap juniornya tersebut bersedia mengikuti jejaknya menjadi pemain bintang di Inter Milan.

Inter Milan diberitakan sangat enggan untuk melepaskan Lautaro ke klub manapun termasuk Barcelona.
Demi menghalangi niatan klub asal Spanyol itu, Inter mematok harga di atas 100 juta Euro untuk sang striker.

Jika Ederson Yang Main, Mungkinkah City Dikalahkan Liverpool?

Liga Inggris – Manchester City tentu sangat menyesal dengan kekalahan 1-3 dari Liverpool di Anfield akhir pekan lalu. The Citizens sudah tampil sebaik mungkin, bahkan berani menyerang, tapi masih gagal menggulingkan sang tuan rumah.

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola menurunkan formasi dengan pendekatan offensif seperti biasanya. Ada banyak peluang berbahaya yang tercipta, namun sayangnya penyelesaian akhir mereka kurang efektif.

Sayangnya, secerdik apa pun Guardiola, dia tidak bisa memungkiri masalah pertahanan Manchester City. Bek tengah Manchester City rapuh ditinggal Aymeric Laporte, kemudian Ederson Moraes mengalami cedera hanya beberapa hari sebelum pertandingan panas ini.

Absennya Ederson Moraes berdampak besar, Manchester City kebobolan tiga gol apik Liverpool. Guardiola menurunkan Claudio Bravo untuk menggantikan Ederson. Bravo bukanlah kiper buruk, namun masa-masa terbaiknya sudah lewat. Dia tidak bisa menyamai level Ederson.

Menurut analis Sky Sports, Paul Merson, gol pertama Liverpool diciptakan melalui tendangan jarak jauh Fabinho seharusnya bisa dicegah. Seandainya Ederson yang menjaga tiang gawang, gol itu mungkin tidak akan tercipta dan Manchester City bisa menahan gebrakan Liverpool.

Tidak hanya perihal menjaga gawang, Ederson Ederson Moraes pun membawa pengaruh pada permainan Liverpool. Dia adalah kiper yang berani membawa bola, berani terlibat dalam permainan.

“Apa yang tidak bisa dia lakukan? Dia adalah salah satu pemain dengan tendangan kaki kiri terbaik dalam sepak bola, dia bisa menendang bola jauh 50-60 meter, dia nyaman membawa bola,” lanjut Paul Merson.

Alhasil, Merson yakin hasil akhir dalam pertandingan tersebut bakal berbeda andaikata Ederson yang menjaga gawang. Manchester City mungkin tidak akan menelan kekalahan, atau justru mampu menang jika mengingat banyaknya peluang yang mereka sia-siakan.

Sebaiknya Messi Lupakan Saja Liga Champions

Liga ChampionsLionel Messi tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk kembali memenangkan Liga Champions lagi. Namun, jika Barcelona terus bermain buruk seperti ini, impian Messi tidak akan pernah menjadi kenyataan.

Superstar Los Cules ini sudah menginjak usia 32 tahun, sudah dekat dengan tahun-tahun pensiunnya. Messi terakhir kali merasakan juara kompetisi Eropa pada tahun 2015 silam. Sudah lama dia merindukan trofi tersebut.

Messi adalah salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa, sudah mendapatkan empat kesempatan meraih trofi Liga Champions. Namun, dia hanya bisa menjadi juara satu kali dalam delapan tahun terakhir.

Musim ini Messi membawa harapan besar, yang sepertinya akan kembali jadi kekecewaan. Dua musim terakhir, Los Azulgrana menangis di Liga Champions. Mereka tersingkir memalukan di tangan AS Roma dan Liverpool. Barca unggul besar di putaran pertama hanya untuk tampil mengecewakan di putaran kedua.

Fase Grup sudah hampir mendekati akhir namun Barca masih belum menunjukkan perkembangan signifikan. Hasil imbang 0 – 0 dengan Slavia Praha, Rabu (6 November 2019) dini hari WIB tadi terbilang buruk.

Benar, Barca memang masih memuncaki papan klasemen sementara Grup F dengan perolehan 8 poin dari 4 pertandingan, namun sejauh ini, Lionel Messi dan rekan-rekannya belum pernah menunjukkan performa yang meyakinkan di Liga Champions.

Melawan tim sekelas Slavia Praha saja Barca gagal mencetak gol, apalagi menghadapi tim-tim yang lebih tangguh pada fase gugur nanti. Hanya karena pemain-pemain spesial seperti Messi dan Marc-Andre ter Stegen, Barca bisa bertahan sejauh ini.

Messi adalah pemain terbaik Barcelona, namun hanya mengandalkan Messi saja tentu tidak cukup. Sepak bola adalah soal 11 pemain melawan 11 pemain, bukan Lionel Messi melawan 11 pemain. Ernesto Valverde sepertinya tidak punya strategi selain mengandalkan Messi. Performa Barca buruk, strategi juga tidak jelas. Antoine Griezmann disia-siakan sebagai winger kiri. Frenkie de Jong bermain buruk.

Untuk Sabet Gelar Pemain Terbaik sepanjang masa, Ini Yang Harus Dilakukan Messi

Liga Spanyol – Tidak ada yang membantah pendapat bahwa Lionel Messi masuk ke dalam daftar salah satu ‘The GOAT’ [the greatest of all time] atau pemain terbaik sepanjang masa. Namun, status La Pulga sebagai The GOAT belum mendapat keabsahan dari Hugo Gatti.

Lionel Messi sudah memenangkan banyak gelar juara dalam karir sepak bolanya. Pemain berusia 31 tahun tersebut telah memborong berbagai gelar juara untuk Barcelona. Dia hanya belum juara di tim nasional Argentina.

Meskipun belum juara bersama La Albiceleste, Messi sudah membawa tim nasional ke level yang tinggi. Argentina sudah menjejak final Copa America dan Piala Dunia bersama Messi. Dia juga tercatat sebagai top skor sepanjang masa Argentina.

Terkait gelar pribadi, Lionel Messi juga sudah memenangkan banyak gelar pemain terbaik seperti Ballon d’Or hingga sepatu emas Eropa. Lionel Messi, terakhir memenangkan gelar FIFA Best 2019 beberapa bulan lalu.

Hugo Gatti, mantan kiper Boca Junior, mengatakan ada syarat yang harus dipenuhi oleh Lionel Messi jika ingin menyabet gelar pemain terbaik sepanjang masa. Sang striker harus membuktikan diri dengan pindah ke klub besar lain, Real Madrid salah satu contohnya.

“Tampaknya saya bakal menjadi anti-Argentina, tetapi hingga Messi bermain di pertandingan-pertandingan besar, ia akan terus menjadi pemain yang jago bermain di kandang,” kata Hugo Gatti dalam info sepakbola terkini.

“Dia harus pergi ke Real Madrid dan membuktikan semua yang ada di sana seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo. Jika tidak, dia belum bisa menjadi pemain terbaik sepanjang masa,” sambung Hugo Gatti.

Hugo Gatti mengatakan, Lionel Messi saat ini berada di zona nyaman. Pria yang lahir di Rosario ini hanya pernah bermain untuk Barcelona di level klub. Barcelona diyakini membangun tim, baik itu pemain maupun pelatih yang sesuai dengan gaya bermain Messi.

Arsenal Ingin Permanenkan Status Dani Ceballos

Arsenal tampaknya harus berusaha lebih keras untuk mempermanenkan status Dani Ceballos. Kabarnya, Real Madrid bersedia menjual Ceballos, namun jika harga yang ditawarkan masuk dalam hitungan mereka.

The Gunners dikabarkan siap melakukan segalanya untuk mengubah status Ceballos dari pinjaman menjadi kontrak permanen. Klub raksasa London ini puas dengan penampilan Ceballos sejauh ini sebagai pemain pinjaman.

Unai Emery tampak benar-benar terbantu dengan kehadiran Ceballos. Gelandang berkebangsaan Spanyol ini masih berusia 23 tahun dan punya potensi luar biasa, sangat cocok dengan permainan Arsenal.

Walaupun demikian, Real Madrid ngotot menahan salah satu bibit gelandang terbaiknya dengan mudah. Presiden Madrid, Florentino Perez dikabarkan siap membuka diskusi perihal masa depan Ceballos. Perez memandang Ceballos sebagai salah satu bagian dari masa depan Madrid, bukan pemain sembarang.

Kini, El Desmarque mengklaim bahwa Arsenal sudah mengajukan tawaran pertama – walaupun musim masih baru dimulai. The Gunners menyodorkan 26 juta poundsterling atau setara dengan 470 miliar rupiah untuk mendapatkan Ceballos secara permanen.

Berdasarkan informasi dari portal berita dan prediksi bola terbaik, Tawaran Arsenal tersebut ditolak mentah-mentah oleh Perez. Madrid hanya mau melepas Ceballos jika dibeli seharga 30 juta poundsterling atau sekitar 542 miliar rupiah – harga ini masih bisa melonjak seiring penampilan gemilang Ceballos musim ini.

Walaupun hanya berstatus sebagai pemain pinjaman, Ceballos benar-benar memberikan kontribusi nyata untuk Arsenal musim ini. Dia memberikan sentuhan kreatif yang dibutuhkan permainan agresif Arsenal.

Ceballos sendiri mengaku gembira sudah memilih Arsenal beberapa bulan lalu. Dia tahu bergabung dengan Arsenal akan menjadi sebuah langkah yang sangat penting dalam kariernya.

“Bergabung dengan memilih Arsenal adalah sebuah langkah penting dalam karier saya. Saya tidak menyesal pergi dari Real Madrid. Sekarang saya berada di tempat yang saya inginkan,” tegas Dani Ceballos.