Lindelof Tak Pedulikan Rumor Ketertarikan Barcelona

Defender Manchester United, Victor Lindelof tidak mau peduli soal kabar yang mengaitkan dirinya dengan salah satu klub raksasa Eropa, Barcelona. Lindelof masih menegaskan kesetiannya kepada Manchester United serta ambisinya mengangkat piala.

Pada musim panas lalu, nama Lindelof dikabarkan masuk dalam daftar buruan Barcelona. Sang juara La Liga tersebut dikatakan sedang mencari pemain di posisi bek yang bisa mengedarkan operan dari sektor belakang.

Awalnya, mereka mengincar Matthijs De Ligt yang tampil mengesankan bersama Ajax Amsterdam tersebut. Namun pria berusia 20 tahun itu lebih memilih untuk memenuhi pinangan dari klub raksasa Eropa lainnya, Juventus.

Barcelona pun mengalihkan fokus mereka ke Lindelof. Namun, rumor tersebut tidak kunjung menjadi kenyataan. Hingga bursa transfer musim panas ditutup, tim besutan Ernesto Valverde itu tidak menunjukkan tanda-tanda mendekati Lindelof.

Lindelof sendiri tidak mau menggubris kabar yang mengaitkan dirinya dengan Barcelona. Pria berkebangsaan Swedia tersebut malah menegaskan kesetiaannya kepada Manchester United walaupun belakangan timnya sedang terpuruk.

“Ada banyak sekali berita yang mengabarkan soal saya dengan FC Barcelona. Tetapi, saya masih memiliki kontrak dengan Manchester United dan saya adalah orang yang loyal,” tutur Victor Lindelof kepada Portal Berita Bola Indonesia.

Victor Lindelof meyakini bahwa akan ada masanya Manchester United kembali bangkit dan meraih trofi. Mantan pemain SL Benfica ini ingin berada di sisi the Red Devils sampai masa tersebut terwujud.

Jalan untuk meraih impian itu bisa dikatakan sangatlah terjal. Saat ini, The Red Devils sedang duduk di peringkat 12 klasemen sementara Premier League dengan raihan sembilan poin saja. Dari delapan pertandingan, mereka hanya mampu meraup dua kemenangan saja.

Walau Tak Main Di Piala Dunia, Icardi Tetap Dukung Penuh Argentina

Penyerang andalan Inter Milan, Mauro Icardi berbicara mengenai perebutan posisi penyerang tim nasional Argentina untuk menghadapi Piala Dunia 2018. Icardi mendukung siapa pun yang akan terbang ke Rusia.

Tim nasional Argentina punya banyak pilihan penyerang tangguh untuk diterbangkan ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Mulai dari Lionel Messi, Paulo Dybala, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, dan tentu Icardi sendiri.

Hampir semua nama-nama di atas menjalani musim yang gemilang sejauh ini. Pilihan yang menguntungkan, sekaligus membuat bingung pelatih La Albiceleste, Jorge Sampaoli.

Selain Aguero yang kondisinya masih belum bugar 100% setelah menjalani operasi lutut, Icardi dan Higuain adalah dua pemain yang punya kesempatan terbang ke Rusia. Meski begitu, siapa yang akan dipilih ke Rusia masih harus dinanti.

Icardi yakin baik Aguero dan Higuain sama-sama pantas main di Piala Dunia. Kapten Inter Milan tersebut menegaskan akan mendukung penuh Argetina andai dirinya yang justru tidak berangkat ke Piala Dunia.

“Saya tidak terlalu memusingkannya. Mereka tampil bagus sebagai pemain dan rekan satu tim. Mereka layak untuk pergi. Mereka adalah pemain-pemain yang berpengalaman,” kata Mauro Icardi seperti dilansir situs FIFA.

“Saya harap Aguero bisa cepat pulih karena semua orang ingin dia bermain dan dia tahu tanggung jawab dan kebanggaan yang muncul dengan memakai seragam Argentina. Jika mereka terpilih, kami harus mendukung mereka dan yakin kepada mereka di Piala Dunia.”

Argentina tergabung dalam Grup D Piala Dunia 2018 bersama kesebelasan Islandia, Kroasia, dan Nigeria. Duel perdana Tim Tango adalah menghadapi kesebelasan Islandia di Moskow pada 16 Juni 2018.

Dybala Gagal Di Argentina Karena Messi

Cemerlang di klub tidak menjamin seorang pemain bisa bermain di Piala Dunia 2018. Hal tersebut dibuktikan oleh Paulo Dybala, yang selama ini merupakan andalan Juventus, namun sangat jarang dipanggil di tim nasional Argentina.

Paulo Dybala menjadi salah satu aktor keberhasilan Juventus dalam dua musim terakhir. Di musim ini, Dybala berhasil mencetak 21 gol dari 29 pertandingan di kompetisi Seri A, sehingga namanya semakin diidolakan oleh para Juventini.

Kemampuannya untuk mengolah bola sudah tidak perlu diragukan lagi dan disebut sudah berada di levek sang legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Nomor punggung 10, yang menjadi nomor punggung keramat bagi Del Piero pun disematkan Juve kepada pemain berusia 24 tahun tersebut.

Meski begitu, peran kunci di klub itu tak membuat Dybala mendapatkan tempat di squad Argentina. Di skuad berjulukan La Albiceleste tersebut, Dybala masih terpinggirkan. Bermain sebanyak 12 kali, ia belum pernah mencetak gol sekalipun.

Tak heran bila pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, tidak bersedia memasukkan nama Dybala ke dalam timnya di dua pertandingan persahabatan untuk persiapan Piala Dunia 2018 kontra Italia dan Spanyol yang diselenggarakan bulan Maret lalu.

Dari segi permainan, Juventus dan Argentina sebenarnya punya skema permainan yang sama yakni 4-2-3-1. Dalam pola Juventus, Dybala bermain sebagai gelandang serang. Posisinya tepat berada di belakang, Gonzalo Higuain.

Masalah terbesar yang dialami oleh Dyabala tidak lain dan tidak bukan adalah Lionel Messi, bintang Barcelona yang merupakan sosok terpenting Argentina.

Ia memiliki posisi sama dengan Messi, sehingga saat membela Argentina harus mengalah dan dimainkan di posisi berbeda. Messi mengakui jika penyebab Dybala belum bisa tampil oke karena Juventus itu bermain di posisi yang sama dengannya.

Manajer Argentina Akan Bentuk ‘Tim Messi’ Untuk Piala Dunia 2018

Manajer tim nasional Argentina, Jorge Sampaoli, mengatakan bahwa bintangnya Lionel Messi memiliki bakat dan kedewasaan untuk mengantarkan La Albiceleste menjadi juara Piala Dunia 2018.

Seperti diketahui, Messi memang punya sederet prestasi di level klub dengan memenangkan berbagai gelar kejuaraan bersama Barcelona.

Di tim nasional, prestasi terbaik Messi hanya medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Pada tiga ajang besar terakhir, Argentina harus puas menempati podium dua di Piala Dunia 2014 usai kalah dari Jerman di partai puncak.

Serta, dua kali berturut-turut dipermalukan oleh Chile di final Copa America 2015 dan 2016. Dengan kondisi seperti ini, Sampaoli percaya, Messi dan kawan-kawan bakal mengakhiri kekeringan trofi di Piala Dunia Rusia nanti

“Ini adalah timnya Leo Messi, dia adalah yang terbaik dari semuanya dan berada di tahap kedewasaan yang menjadi modal utama dalam membawa timnya. Semua beban tim nanti akan berada di pundaknya karena ini adalah tim miliknya,” kata Jorge Sampaoli seperti yang dilansir dari harian.

Messi yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Barcelona dan tim nasional Argentina, awalnya sempat mengumumkan pensiun dari setelah dikalahkan oleh timnas Chile pada final Copa America 2016.

Namun, ayah dari Thiago, Mateo, dan Ciro Messi itu akhirnya memutuskan kembali ke timnas setelah melihat Tim Tango terseok-seok di kualifkasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.

Sukses Di Barca, Bisakah Messi Membawanya Di Argetina?

Lionel Messi identik dengan kostum garis-garis dua warna. Akan tetapi, warna kombinasi biru-merah milik Barcelona membuat Messi jauh lebih bersinar ketimbang saat dia bermain dengan memakai kombinasi biru langit-putih milik Timnas Argentina.

Messi disebut-sebut pantas masuk jajaran pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Bahkan menilik kemampuan individunya, banyak pula yang tidak ragu menyebut dirinya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah, di atas Pele dan Diego Maradona.

Pujian dan tuntutan tersebut tentu menghadirkan tekanan berat untuk Messi, mulai saat ini hingga Piala Dunia nanti. Usianya yang menginjak 31 tahun di 2018 membuat tekanan untuk Messi bertambah karena Piala Dunia 2018 seolah jadi kesempatan terakhir saat periode emas kariernya berlangsung.

Jika acuannya statistik di Barcelona, tentu tidak akan ada yang bisa membantahnya. Namun tidak demikian halnya bila penampilan di Tim nasional Argentina ikut disertakan bersamanya.

Nama Messi sebagai pemain terbaik dunia abad ini, bahkan untuk ukuran era saat ini, dalam tanda tanya besar. Messi sama sekali belum berhasil mengantarkan timnas Argentina juara, bahkan di level Copa America.

Messi bersama tim nasional Argentina sebenarnya menunjukkan performa konsisten dalam beberapa tahun terakhir, jauh lebih baik ketimbang sang rival bebuyutan, kesebelasan Brasil yang hancur lebur.

Argentina selalu berhasil menjajak babak final pada Piala Dunia 2014, serta Copa America 2015 dan 2016, tetapi semua perjalanan itu berakhir dengan posisi runner-up.

Statistik sempurna bersama Barca membuat pemain berjuluk La Pulga ini kian merasa terbeban dengan kegagalan membawa Argentina menjadi juara. Fakta lain bahwa Messi sudah bersinar di usia belasan membuat kegagalannya bersama Argentina kian disorot.

Profil Lengkap Luciano Vietto

Profil Pemain Sepak Bola Lengkap Luciano Vietto

Striker berusia 22 tahun asal Argentina ini adalah salah satu mantan pemain Villarreal yang ditebus Atletico madrid pada musim panas tahun 2015 lalu. Dia saat ini tengah dipinjamkan ke Sevilla, terhitung sejak awal musim ini.

Luciano Dario Vietto, atau yang lebih dikenal dengan nama Luciano Vietto, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Argentina yang bermain sebagai striker bagi klub sepakbola Spanyol, Sevilla. Vietto sendiri merupakan pemain pinjaman dari Atletico Madrid, dimana yang bersangkutan ditebus Raksasa La Liga Spanyol tersebu dari tangan Villarreal pada bursa transfer musim panas tahu 2015 lalu. Adapun, berikut profil Lengkap dan perjalanan Karir Luciano Vietto.

Nama Lengkap : Luciano Dario Vietto
Nama Akrab : Luciano Vietto
Tanggal Lahir : 5 Januari 1993
Tempat Lahir : Balnearia, Argentina
Tinggi Badan : 1,74 m
Posisi Bermain : Striker
Nomor Punggung : 9
Tim Nasional : Argentina
Klub Saat ini : Sevilla (Pinjaman dari Atletico Madrid)

Perjalanan Karir Luciano Vietto

Luciano Vietto, 22 tahun, lahir di kota Balnearia, Argentina, pada tanggal 5 Desember tahun 1993 silam. Awalnya, sang pemain tergabung dalam tim akademi Independiente Balnearia, tepatnya pada periode 2000 sampai 2008. Setelahnya, sang pemain tergabung dalam tim akademi Estudiantes, di tahun 2008.

Namun, hanya dua tahun berselang, dia merapat ke Racing Club, dan satu tahun kemudian mendapati debutnya di level professional bersama dengan tim utama Klub tersebut. Vietto sudah menarik perhatian publik sejak debutnya, dia bahakn mencetak 18 gol dari 68 caps bersama dengan Klub tersebut sebelum akhirnya direkrut villarreal pada musim panas tahun 2014.

Semusim bersama El Yellow Submarine, sang pemain mengoleksi 12 gol dari 32 caps, dia lantas ditebus Atletico Madrid pada musim panas tahun 2015 lalu. Namun, setelah semusim berlalu, Vietto dipinjamkan ke Sevilla sejak awal musim ini. Lihat profil lainnya dan berita bola selengkapnya hanya di http://www.cornering.net/

Profil Lengkap Lucas Vasquez

Profil Pemain Sepak Bola Lengkap Lucas Vasquez

Winger berusia 25 tahun ini merupakan salah satu produk akademi Real Madrid yang kemudian mendapati debutnya di level professional pada tahun silam. Vasquez sempat dipinjamkan ke Espanyol sebelum kemudian menjadi penggawa Utama Los Blancos sejak musim lalu.

Lucas Vasquez Iglesias, atau yang lebih dikenal dengan nama Lucas Vasquez, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Spanyol yang bermain sebagai winger bagi klub sepakbola Spanyol, Real Madrid dan bagi Tim Nasional Spanyol di level Internasional. Vasquez merupakan salah satu pemain yang mendapati debut di level professional pada musim 2015/16 kemarin, dan sekarang dia menjadi salah satu pemain yang sangat diandalkan Zidane. Berikut Profil lengkap dan perjalanan Karir Lucas Vasquez.

Nama Lengkap : Lucas Vasquez Iglesias
Nama Akrab : Lucas Vasquez
Tanggal Lahir : 1 Juli 1991
Tempat Lahir : Curtis, Spanyol
Tinggi Badan : 1,73 m
Nomor Punggung : 17
Posisi Bermain : Winger
Tim Nasional : Spanyol
Klub Saat ini : Atletico Madrid

Perjalanan Karir Lucas Vasquez

Vasquez, 25 tahun, lahir di kota Curtis, Spanyol, pada tanggal 1 Juli 1991 silam, dia memang merupakan salah satu mantan pemain akademi Real Madrid. Namun sebelum bergabung dengan tim Castilla, Vasquez lebih dulu bermain bagi Tim Akademi Curtis dan Ural pada periode 2000 sampai 2007.

Debutnya kemudian datang pada tahun 2010, dimana dia lebih dulu bermain bagi Tim Reserve Los Blancos sampai tahun 2015. Selama periode teresebut, Vasquez tampil cukup bagus dan sempat dipinjamkan ke Espanyol selama satu musim.

Di Musim 2015/16, barulah sang gelandang mendapatkan tempatnya di Tim Utama Real Madrid. Dia menjadi salah satu pemain favorit Zinedine Zidane. Sejauh ini, Vasquez telah mencatatkan 47 caps dan mencetak lima gol diantaranya untuk Real Madrid di semua ajang. Cek juga http://www.soccermanager2015.com/ untuk lihat berita bola selengkapnya.

Profil Lengkap Gianluca Lapadula

profil-lengkap-gianluca-lapadula

Penyerang berusia 26 tahun ini baru saja berhasil menjadi pahlawan kemenangan yang diraih AC Milan atas Palermo dalam pertandingan Serie A Italia. Sosoknya dijuluki Lapagol, meski baru berusia 26 tahun, namun Lapadula melalui perjalanan karir yang cukup panjang sebelum akhirnya bergabung dengan AC Milan.

Gianluca Lapadula, atau yang lebih dikenal dengan nama Lapadula, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Italia yang bermain sebagai penyerang bagi klub sepakbola AC Milan. Meski sudah berusia 26 tahun, Lapadula belum juga mendapatkan panggilan dari Tim Nasional Italia, namun diyakini performanya yang kian moncer bersama dengan Rossoneri berpotensi membuahkan panggilan dari pelatih Giampiero Ventura untuk membela Gli Azzurri. Berikut Profil Lengkap dan Perjalanan Karir Gianluca Lapadula.

Nama Lengkap : Gianluca Lapadula
Nama Akrab : Gianluca Lapadula
Tanggal Lahir : 7 Februari 1990
Tempat Lahir : Turin, Italia
Tinggi Badan : 1.78 m
Nomor Punggung : 9
Posisi Bermain : Penyerang
Tim Nasional : –
Klub Saat ini : AC Milan

Perjalanan Karir Gianluca Lapadula

Lapadula, 26 tahun, lahir di kota Turin, Italia pada 7 Februari 1990 silam, dia sempat tergabung dalam tim akademi Juventus selama delapan tahun pada periode 1996 hingga 2004. Kemudian pindah ke tim akademi Rivoli Collegno. Namun, Lapadula justru mencatatkan debutnya di level professional bersama klub lain.

Dia memulainya di tahun 2007 bersama dengan Pro Vercelli, kemudian hengkang setahun kemudian menuju Ivrea, dan ditebus AC Parma pada tahun 2009. Lapadula sempat dipinjamkan ke tiga klub yang berbeda, antara lain Atletico Roma, Ravenna, dan San marino. Lalu dia resmi dilepas ke Cesena pada tahun 2012.

Hanya selang satu tahun saja, dia kembali ditebus AC Parma. Namun lagi-lagi dipinjamkan ke sejumlah klub, mulai dari Gorica hingga Teramo. Di musim panas 2015 kemarin dia ditebus Pescara, lalu resmi merapat ke AC Milan sejak musim panas tahun ini.

Sejauh ini, Lapadula telah mencatatkan 6 caps bagi AC Milan dan mencetak sebiji gol.